tak banyak kata yang sanggup melompat dari otakku....
karna tak ada yang berlebihan...
tak pernah ada yang kulebihkan dalam diri ini...
untuk mencintainya
semuanya begitu sederhana
tanpa pernah ku reka
tanpa pernah ku paksa
tanpa juga ada pura-pura...
semua mengalir seperti air
berlalu seperti angin....
dan sudah....
terjadi begitu saja....
meski.... terlalu banyak lelah....
menguras banyak letih...
keras dan terlalu keras untuk menembus benteng ego....
menyukai... di sukai...
memilih... dipilih... bahkan di pilihkan....
semuanya kembali pada takdir....
tak kan ada titik lelah
celoteh kecil daviea
ingin rasanya aku menghapus malamku.
menggantinya dengan siang selalu.
mengapa begitu?
aku tak sanggup lagi dengan mimpi-mimpi yang mengancam duniaku.
yang menyeretku pada duka yang begitu besar.
mimpi itu... selalu dan selalu terulang.
seolah nyata. tapi tak ada.
2dini hari saat aku berusaha memejamkan mata.
aku hanya ingin tidur tanpa mimpi. itu saja.
namun yang terjadi,..
seseorang dengan jubah hitam menghampiriku.
tak ku lihat bentuk wajahnya.
namun hatiku berkata ada wajah menyeramkan dibalik jubah itu.
aku bergidik ngeri.
bulu kudukku kontan merinding.
dia diam.
hanya diam.
namun dalam diamnya, kurasakan dia membisikkan sesuatu.
seperti komunikasi via hati.
dia menginginkanku.
hendak membawaku pergi ke alamnya.
tidak, jangan sekarang.
teriakku dalam batin.
dan seolah dia mendengan suara batinku, dia menjawabnya.
semuanya sudah menunggumu. ayahmu, ibumu, kakakmu, bahkan semua keluarga besarmu menyuruhku menjemputmu.
menggantinya dengan siang selalu.
mengapa begitu?
aku tak sanggup lagi dengan mimpi-mimpi yang mengancam duniaku.
yang menyeretku pada duka yang begitu besar.
mimpi itu... selalu dan selalu terulang.
seolah nyata. tapi tak ada.
2dini hari saat aku berusaha memejamkan mata.
aku hanya ingin tidur tanpa mimpi. itu saja.
namun yang terjadi,..
seseorang dengan jubah hitam menghampiriku.
tak ku lihat bentuk wajahnya.
namun hatiku berkata ada wajah menyeramkan dibalik jubah itu.
aku bergidik ngeri.
bulu kudukku kontan merinding.
dia diam.
hanya diam.
namun dalam diamnya, kurasakan dia membisikkan sesuatu.
seperti komunikasi via hati.
dia menginginkanku.
hendak membawaku pergi ke alamnya.
tidak, jangan sekarang.
teriakku dalam batin.
dan seolah dia mendengan suara batinku, dia menjawabnya.
semuanya sudah menunggumu. ayahmu, ibumu, kakakmu, bahkan semua keluarga besarmu menyuruhku menjemputmu.
endometriosis...
sekilas tidak ada yang aneh dengan kata yang satu ini. aku pikir, ini penyakit biasa yang menyerang kaum perempuan... tapi setelah ditelusuri lebih jauh, ternyata ribet juga
Endometriosis adalah suatu penyakit di mana bercak-bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, padahal dalam keadaan normal endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim. Biasanya endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut. Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada ovarium (indung telur) dan ligamen penyokong rahim. Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, ureter (saluran yang menghubungan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, vagina, jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada. Kadang jaringan endometrium tumbuh di dalam paru-paru.
Endometriosis bisa diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan). Faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya endometriosis adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia di atas 30 tahun dan kulit putih.
Endometriosis diperkirakan terjadi pada 10-15% wanita subur yang berusia 25-44 tahun, 25-50% wanita mandul dan bisa juga terjadi pada usia remaja. Endometriosis yang berat bisa menyebabkan kemandulan karena menghalangi jalannya sel telur dari ovarium ke rahim.(wikipedia)
dan aku adalah salah satu pasien penyakit ini. Juni 2010 aku melangsungkan operasi laparotomi endometriosis di tuba kiri. oktober 2010 lagi-lagi aku harus menjalani operasi. laparoskopi eksplorasi. dan hasilnya, appendiks sepanjang 9cm dan endometriosis di tuba kanan.
secara aku adalah seorang desperate... muncullah mimpi2 buruk yang menghiasi tiap malamku. apalagi setelah ini. dan sesungguhnya, memiliki endometriosis itu sangat menyebalkan. harus berulangkali konsul dengan dokter ahli dan menjalani beberapa therapy. dan itu belum berakhir.
Endometriosis adalah suatu penyakit di mana bercak-bercak jaringan endometrium tumbuh di luar rahim, padahal dalam keadaan normal endometrium hanya ditemukan di dalam lapisan rahim. Biasanya endometriosis terbatas pada lapisan rongga perut atau permukaan organ perut. Endometrium yang salah tempat ini biasanya melekat pada ovarium (indung telur) dan ligamen penyokong rahim. Endometrium juga bisa melekat pada lapisan luar usus halus dan usus besar, ureter (saluran yang menghubungan ginjal dengan kandung kemih), kandung kemih, vagina, jaringan parut di dalam perut atau lapisan rongga dada. Kadang jaringan endometrium tumbuh di dalam paru-paru.
Endometriosis bisa diturunkan dan lebih sering ditemukan pada keturunan pertama (ibu, anak perempuan, saudara perempuan). Faktor lain yang meningkatkan risiko terjadinya endometriosis adalah memiliki rahim yang abnormal, melahirkan pertama kali pada usia di atas 30 tahun dan kulit putih.
Endometriosis diperkirakan terjadi pada 10-15% wanita subur yang berusia 25-44 tahun, 25-50% wanita mandul dan bisa juga terjadi pada usia remaja. Endometriosis yang berat bisa menyebabkan kemandulan karena menghalangi jalannya sel telur dari ovarium ke rahim.(wikipedia)
dan aku adalah salah satu pasien penyakit ini. Juni 2010 aku melangsungkan operasi laparotomi endometriosis di tuba kiri. oktober 2010 lagi-lagi aku harus menjalani operasi. laparoskopi eksplorasi. dan hasilnya, appendiks sepanjang 9cm dan endometriosis di tuba kanan.
secara aku adalah seorang desperate... muncullah mimpi2 buruk yang menghiasi tiap malamku. apalagi setelah ini. dan sesungguhnya, memiliki endometriosis itu sangat menyebalkan. harus berulangkali konsul dengan dokter ahli dan menjalani beberapa therapy. dan itu belum berakhir.
surat untuk............ (part2)
tahukah kamu, bahwa disaat aku sendiri, aku sedang merenungi
apa kau mengerti, tentang arti jati diri
tentang watak
tentang pengertian
tentang menghargai
tentang arti "saling"
bukan hanya aku yang harus
atau kamu yang harus
bukan tentang setiap hari aku bersama, atau tentang setiap saat aku melihatmu.
ini lebih tentang perasaan, tentang berbagi peran,
apa kau mengerti... bahwa banyak... bahkan terlalu banyak yang ingin ku bagi.
harusnya kau mengerti dan lebih bisa menghargai
kau tidur bersamaku tiap hari... iya.
tapi apa kau pernah, barang sekali, menanyaiku...
bagaimana perasaanmu saat ini
tidak
kau malah asik bersama teman-temanmu...
tertawa lepas seolah aku tak hidup denganmu
taukah kau, bahwa setiap malam aku menanti kepulanganmu untuk sekedar bercerita bahwa hari ini aku punya mimpi...
atau bahkan bercerita hari ini aku merasakan sakit...
tapi apa yang terjadi.
tak pernah ada waktu, dan kesempatan untuk aku berbicara.
hanya sekedar basa-basi yang sudah sangat-sangat basi...
aku tidak inginkan banyak waktumu...
hanya 5menit... atau bahkan 3menit untuk berbicara.
tapi kau tak pernah ada.
kau yang selalu ingin menikmati hidupmu sendiri...
tanpa pernah memberi tahu, apa yang kau mau...
aku hanya menurut perintah.
mungkin kau hanya anggap aku sebagai babu.
seperti kerbau yang di cocok hidungnya.
padahal aku punya mimpi.
aku punya asa
aku punya harap
untuk dibagi
aku punya hasrat.... yang selalu ku bendung...
dan entah sampai kapan semua ini bisa bertahan
pertahananku bisa saja rapuh
membludak, bahkan jebol...
tak pernah kau pikirkan...
salahkah aku yang inginkan kehidupan layak...
kehidupan lebih baik untuk kita...
bukan dengan jalan kau seenak pikirmu, dan aku semau ku sendiri
aku bisa saja berlari.
sangat-sangat bisa jika aku mau...
aku bisa saja meninggalkanmu dan berjalan semau diriku...
tapi aku tak mau menambah dosa yang sudah bertumpuk...
kau jodohku, itu yang di takdirkan Tuhan...
tapi bisakah kau menganggap aku ini jodohmu. takdirmu yang Tuhan telah memberikan restu di dalamnya.
wanita yang harusnya menjadi makmum mu
wanita yang harusnya kau tuntun untuk menuju jalan yang di rihoi-Nya.
bukan aku yang seharusnya menjadi Imam...
pernah, kau berpikir, tentang hak, kewajiban, tanggung jawab....
banyak orang berkata tak ada dalam dirimu...
hanya menuntut hak, sementara mengabaikan kewajiban dan tanggung jawab...
hah... sudahlah...
aku bersamamu, semata-mata berniat untuk ibadah...
menyempurnakan setengah ibadahku.
apapun yang telah, sedang dan akan kau lakukan...
aku hanya menjalani perintah-Nya.
dan jangan kau coba halangi itu.
aku hanya ingin menjadi muslim yang baik...
yang taat menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya...
terserah kau mau apa.
apa kau mengerti, tentang arti jati diri
tentang watak
tentang pengertian
tentang menghargai
tentang arti "saling"
bukan hanya aku yang harus
atau kamu yang harus
bukan tentang setiap hari aku bersama, atau tentang setiap saat aku melihatmu.
ini lebih tentang perasaan, tentang berbagi peran,
apa kau mengerti... bahwa banyak... bahkan terlalu banyak yang ingin ku bagi.
harusnya kau mengerti dan lebih bisa menghargai
kau tidur bersamaku tiap hari... iya.
tapi apa kau pernah, barang sekali, menanyaiku...
bagaimana perasaanmu saat ini
tidak
kau malah asik bersama teman-temanmu...
tertawa lepas seolah aku tak hidup denganmu
taukah kau, bahwa setiap malam aku menanti kepulanganmu untuk sekedar bercerita bahwa hari ini aku punya mimpi...
atau bahkan bercerita hari ini aku merasakan sakit...
tapi apa yang terjadi.
tak pernah ada waktu, dan kesempatan untuk aku berbicara.
hanya sekedar basa-basi yang sudah sangat-sangat basi...
aku tidak inginkan banyak waktumu...
hanya 5menit... atau bahkan 3menit untuk berbicara.
tapi kau tak pernah ada.
kau yang selalu ingin menikmati hidupmu sendiri...
tanpa pernah memberi tahu, apa yang kau mau...
aku hanya menurut perintah.
mungkin kau hanya anggap aku sebagai babu.
seperti kerbau yang di cocok hidungnya.
padahal aku punya mimpi.
aku punya asa
aku punya harap
untuk dibagi
aku punya hasrat.... yang selalu ku bendung...
dan entah sampai kapan semua ini bisa bertahan
pertahananku bisa saja rapuh
membludak, bahkan jebol...
tak pernah kau pikirkan...
salahkah aku yang inginkan kehidupan layak...
kehidupan lebih baik untuk kita...
bukan dengan jalan kau seenak pikirmu, dan aku semau ku sendiri
aku bisa saja berlari.
sangat-sangat bisa jika aku mau...
aku bisa saja meninggalkanmu dan berjalan semau diriku...
tapi aku tak mau menambah dosa yang sudah bertumpuk...
kau jodohku, itu yang di takdirkan Tuhan...
tapi bisakah kau menganggap aku ini jodohmu. takdirmu yang Tuhan telah memberikan restu di dalamnya.
wanita yang harusnya menjadi makmum mu
wanita yang harusnya kau tuntun untuk menuju jalan yang di rihoi-Nya.
bukan aku yang seharusnya menjadi Imam...
pernah, kau berpikir, tentang hak, kewajiban, tanggung jawab....
banyak orang berkata tak ada dalam dirimu...
hanya menuntut hak, sementara mengabaikan kewajiban dan tanggung jawab...
hah... sudahlah...
aku bersamamu, semata-mata berniat untuk ibadah...
menyempurnakan setengah ibadahku.
apapun yang telah, sedang dan akan kau lakukan...
aku hanya menjalani perintah-Nya.
dan jangan kau coba halangi itu.
aku hanya ingin menjadi muslim yang baik...
yang taat menjalani perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya...
terserah kau mau apa.
juat 4 share
ada kehidupan, dimana sedetik kita bahagia, lalu sedetik kemudian kita berduka.
sedetik kita tertawa, lalu detik kemudian Tuhan mengambil nyawa.
tak ada yang bisa kita lakukan...
selain menerima apa yang di kehendaki Tuhan...
bijak menyikapi hidup... adalah yang terbaik yang bisa kita lakukan...
menengadah kepada Tuhan, berdoa sambil berusaha...
mimpimu, apalagi yang tak sanggup kau urai...
rangkullah mimpi-mimpi yang kau pikir tak bisa jalani.
peluklah semua keinginan yang bisa kau rajut dengan angan...
tak ada mimpi, kehidupan ini takkan indah...
mungkin akan berjalan monoton.
berjalan di tempat, atau tak bergerak sama sekali.
hey... ini bukan sekedar soalan mimpi...
ini adalah bagaimana caramu mewujudkan mimpi-mimpi itu...
tentang usaha, tentang pengorbanan.
meski tak ada penghargaan sama sekali.
kehidupan nyata, tanpa harap, tanpa asa... tak ada artinya
berani mengorbankan hal yang paling kau cintai sekalipun...
berjalan menuju yang terbaik yang dikehendaki Illahi Rabbi...
mungkin kau pernah berpikir, "aku tak sanggup hidup dengan suami yang arogan, egois, tak menghargai, tak menggap diri kita ada" tapi apa kau pernah berpikir, bahwa dibalik jalan itu, Tuhan telah menyiapkan kado terindah untuk kehidupanmu kelak, bahwa rumah tangga kalian akan bernasib baik, di ridhoi dunia akhirat, bahagia sepanjang masa...
ayolah...
kita ini sedang dalam perjalanan...
perjalanan menuju ridho Tuhan... sang Khalik...
perjalanan yang menentukan kehidupan di akhirat kelak...
surga-Nya, atau neraka-Nya yang kau tuju....
Tuhan telah menentukan jodohmu, rizkimu, mautmu...
sanggupkah kau mendustakannya...
semuanya harus kau jalani
tak ada kata tak sanggup...
tak ada kata menyerah...
saat kau rasa rizkimu berkurang, maka bersyukurlah...
kau masih diberi rizki.
bayangkan jika Tuhan berhenti memberimu rizki...
naudzubillah...
bersyukurlah... bersyukurlah... bersyukurlah...
karna disaat kau bersyukur, Tuhan akan menambahkan ni'matmu...
itu yang selalu aku ingat...
~diary malam minggu~
sedetik kita tertawa, lalu detik kemudian Tuhan mengambil nyawa.
tak ada yang bisa kita lakukan...
selain menerima apa yang di kehendaki Tuhan...
bijak menyikapi hidup... adalah yang terbaik yang bisa kita lakukan...
menengadah kepada Tuhan, berdoa sambil berusaha...
mimpimu, apalagi yang tak sanggup kau urai...
rangkullah mimpi-mimpi yang kau pikir tak bisa jalani.
peluklah semua keinginan yang bisa kau rajut dengan angan...
tak ada mimpi, kehidupan ini takkan indah...
mungkin akan berjalan monoton.
berjalan di tempat, atau tak bergerak sama sekali.
hey... ini bukan sekedar soalan mimpi...
ini adalah bagaimana caramu mewujudkan mimpi-mimpi itu...
tentang usaha, tentang pengorbanan.
meski tak ada penghargaan sama sekali.
kehidupan nyata, tanpa harap, tanpa asa... tak ada artinya
berani mengorbankan hal yang paling kau cintai sekalipun...
berjalan menuju yang terbaik yang dikehendaki Illahi Rabbi...
mungkin kau pernah berpikir, "aku tak sanggup hidup dengan suami yang arogan, egois, tak menghargai, tak menggap diri kita ada" tapi apa kau pernah berpikir, bahwa dibalik jalan itu, Tuhan telah menyiapkan kado terindah untuk kehidupanmu kelak, bahwa rumah tangga kalian akan bernasib baik, di ridhoi dunia akhirat, bahagia sepanjang masa...
ayolah...
kita ini sedang dalam perjalanan...
perjalanan menuju ridho Tuhan... sang Khalik...
perjalanan yang menentukan kehidupan di akhirat kelak...
surga-Nya, atau neraka-Nya yang kau tuju....
Tuhan telah menentukan jodohmu, rizkimu, mautmu...
sanggupkah kau mendustakannya...
semuanya harus kau jalani
tak ada kata tak sanggup...
tak ada kata menyerah...
saat kau rasa rizkimu berkurang, maka bersyukurlah...
kau masih diberi rizki.
bayangkan jika Tuhan berhenti memberimu rizki...
naudzubillah...
bersyukurlah... bersyukurlah... bersyukurlah...
karna disaat kau bersyukur, Tuhan akan menambahkan ni'matmu...
itu yang selalu aku ingat...
~diary malam minggu~
surat untuk............
aku berdiri disampingmu...
(masih) menggenggam erat tanganmu...
bahkan tidur pun aku memelukmu...
mendengar igauanmu yang tak tentu....
saat aku berbicara, pernahkah kau mendengarku...
meresapi kataku dan menangkap ungkapan makna dibalik kata.
rasanya tidak.
lalu kau anggap apa aku ini.
budak nafsumu?
teman tidurmu?
atau hanya sekedar pelepas peluh agar kau bisa tersenyum...
tak pernah sedikitpun sesal dalam diriku berada disampingmu...
tapi apakah karakter seperti itu tak dapat kau ubah hingga aku merasa ada.
merasa tak terabai.
merasa dihargai.
merasa dilindungi.
bahkan disaat aku terhina.
pun, kau tak pernah tau dan menganggap tak peduli.
bisakah jika selamanya aku harus bertahan seperti ini.
aku rapuh...
aku koyak...
aku tak setegar karang...
aku tak sekeras batu...
jadi bisakah kali ini kau mendengarku, atau bahkan berpura-pura mendengarku. dan sekedar berkata "iya, aku tau perasaanmu"
hanya itu...
agar aku tau bahwa kau menganggapku ada.
~aku~
(masih) menggenggam erat tanganmu...
bahkan tidur pun aku memelukmu...
mendengar igauanmu yang tak tentu....
saat aku berbicara, pernahkah kau mendengarku...
meresapi kataku dan menangkap ungkapan makna dibalik kata.
rasanya tidak.
lalu kau anggap apa aku ini.
budak nafsumu?
teman tidurmu?
atau hanya sekedar pelepas peluh agar kau bisa tersenyum...
tak pernah sedikitpun sesal dalam diriku berada disampingmu...
tapi apakah karakter seperti itu tak dapat kau ubah hingga aku merasa ada.
merasa tak terabai.
merasa dihargai.
merasa dilindungi.
bahkan disaat aku terhina.
pun, kau tak pernah tau dan menganggap tak peduli.
bisakah jika selamanya aku harus bertahan seperti ini.
aku rapuh...
aku koyak...
aku tak setegar karang...
aku tak sekeras batu...
jadi bisakah kali ini kau mendengarku, atau bahkan berpura-pura mendengarku. dan sekedar berkata "iya, aku tau perasaanmu"
hanya itu...
agar aku tau bahwa kau menganggapku ada.
~aku~
semuanya berjalan begitu cepat
dan dunia pun menitikan hujan
seolah turut menangis untukku
awan pun hantarkan gelap
seolah temani pedih yang tak terusap
mentari jua menghilang.
seolah iringi jalanku tak terang
rasaku tercabik kenyataan pelik
merenggut asa yang sebelumnya tak pernah terusik
badai kini menerjang
menyeretku kedalam pusaran kemunafikan
kenyataan yang harusnya terdengar indah
malah membuat raga ku lemah
"aku bukan yang pertama
juga bukan satu-satunya"
ada tiga wanita lain sebelum ini...
yang tercampakkan ke-egoisan...
tidakkah seharusya aku merasa bodoh...
menyerahkan hidup dan mimpi-mimpi pada manusia yang telah mencampakkan keindahan
bukankah seharusnya aku merasa tolol...
berjalan dalam gelap dengan serpihan luka di sekitarya...
tdak.
mungkin hasrat egois ini harus kubuang jauh.
logika pun harus perlahan ku bunuh
kini aku tak sendiri...
ada makhluk lain yang bergantung padaku...
nafasku adalah hidupnya...
dan aku tak ingin kehilangan semua
dua dini hari...
saat dimana manusia menanggalkan hati dan berpikir dengan logika tersembunyi
aku mencoba berdiri... melangkahkan kaki menuju pengabdian tak terhenti
mencari jalan keindahan agar tak lagi ada tersakiti...
aku pergi
bukan untuk berlari...
hanya untuk tegarkan hati
agar aku mampu berjalan tanpa menunduk
agar sanggup melewati dunia tanpa harus melawan malu.
aku pergi...
agar keindahan kudapati saat aku kembali...
seolah turut menangis untukku
awan pun hantarkan gelap
seolah temani pedih yang tak terusap
mentari jua menghilang.
seolah iringi jalanku tak terang
rasaku tercabik kenyataan pelik
merenggut asa yang sebelumnya tak pernah terusik
badai kini menerjang
menyeretku kedalam pusaran kemunafikan
kenyataan yang harusnya terdengar indah
malah membuat raga ku lemah
"aku bukan yang pertama
juga bukan satu-satunya"
ada tiga wanita lain sebelum ini...
yang tercampakkan ke-egoisan...
tidakkah seharusya aku merasa bodoh...
menyerahkan hidup dan mimpi-mimpi pada manusia yang telah mencampakkan keindahan
bukankah seharusnya aku merasa tolol...
berjalan dalam gelap dengan serpihan luka di sekitarya...
tdak.
mungkin hasrat egois ini harus kubuang jauh.
logika pun harus perlahan ku bunuh
kini aku tak sendiri...
ada makhluk lain yang bergantung padaku...
nafasku adalah hidupnya...
dan aku tak ingin kehilangan semua
dua dini hari...
saat dimana manusia menanggalkan hati dan berpikir dengan logika tersembunyi
aku mencoba berdiri... melangkahkan kaki menuju pengabdian tak terhenti
mencari jalan keindahan agar tak lagi ada tersakiti...
aku pergi
bukan untuk berlari...
hanya untuk tegarkan hati
agar aku mampu berjalan tanpa menunduk
agar sanggup melewati dunia tanpa harus melawan malu.
aku pergi...
agar keindahan kudapati saat aku kembali...
ga ada lagi
kata-kata gua mulai hilang sejak.............
entah sejak kapan... yang pasti gua sendiri ga nafsu nulis sejak saat itu.
bahkan satu kalimat untuk update status facebook pun gua males banget...
heyaks...........
ga ada lagi rangkaian kata indah yang biasanya mengalir di otak
ga ada lagi puisi terindah yang biasanya gua ukir di atas kertas merah...
ga ada lagi kalimat pujian atas kebanggaan...
kemana semuanya hilang...
kemana semuanya pergi
haruskah gua kembali mencari jati diri yang terbang dari raga ini...
beuh........
bahkan umpatan pun ga pernah terbersit untuk gua tulis...
halaman demi halaman diary pun kosong melompong...
hampir dua bulan...
mungkin isi nya hanya helaan nafas...
panjang................................
weleh....
kemana kaburnya mimpi-mimpi gua untuk menjadi seorang penulis...
kemana larinya obsesi gua untuk kelarin novel yang baru rampung seperempatnya...
hah......
ambil dah semua semuanya.
gua emank ga ada bakat untuk nulis
ga ada lagi mimpi
ga ada lagi obsesi....
cuma mu jadi sampah yang di lalati
cuma mu jadi debu biar ga ada yang peduli...
aaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrgggggggggggggghhhhhhhhhhhhh
~omelan pagi-pagi~
entah sejak kapan... yang pasti gua sendiri ga nafsu nulis sejak saat itu.
bahkan satu kalimat untuk update status facebook pun gua males banget...
heyaks...........
ga ada lagi rangkaian kata indah yang biasanya mengalir di otak
ga ada lagi puisi terindah yang biasanya gua ukir di atas kertas merah...
ga ada lagi kalimat pujian atas kebanggaan...
kemana semuanya hilang...
kemana semuanya pergi
haruskah gua kembali mencari jati diri yang terbang dari raga ini...
beuh........
bahkan umpatan pun ga pernah terbersit untuk gua tulis...
halaman demi halaman diary pun kosong melompong...
hampir dua bulan...
mungkin isi nya hanya helaan nafas...
panjang................................
weleh....
kemana kaburnya mimpi-mimpi gua untuk menjadi seorang penulis...
kemana larinya obsesi gua untuk kelarin novel yang baru rampung seperempatnya...
hah......
ambil dah semua semuanya.
gua emank ga ada bakat untuk nulis
ga ada lagi mimpi
ga ada lagi obsesi....
cuma mu jadi sampah yang di lalati
cuma mu jadi debu biar ga ada yang peduli...
aaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrgggggggggggggghhhhhhhhhhhhh
~omelan pagi-pagi~
~munafik~
beberapa hari kemaren, saat "sang mantan" menyambangiku di rumah sakit, tanpa sengaja aku mendengarnya berbicara via sambungan telepon seluler, berkali-kali ia mengucapkan kata "munafik" entah dengan siapa aku tak ingin peduli... saat ku tanyai "emank buat kamu munafik itu apa sih" dengan wajah masih marah penuh emosi, dia menjawab "munafik ya munafik, katanya begini, tapi ternyata yang terjadi ngga begitu" huwalah... jawabanmu mas... buat aku memutar otak. pake begini begitu segala...
padahal yang aku tau neh... munafik itu adalah terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama namun sebenarnya tidak mengakuinya dalam hatinya. yah, mungkin yang tidak beriman tapi berpura-pura beriman gitu deh.
dan secara bahasa Indonesia.. Arti munafik telah direduksi menjadi semacam lain perkataan lain perbuatan, dan sering disingkat muna... yah... kadang juga orang menganggap munafik itu sebagai sok suci. [katanya]
terus, munafik itu dari bahasa apa yak... munafik itu asalnya dari bahasa arab... kata benda dari munafiqun... [itu yang aku tau, maav aja yak kalo salah]
terus, aku coba cari di alqur'an... ada beberapa ayat menarik yang berkaitan dengan munafik ini.
QS (63:1-3) (1)Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah". Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.(2)Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.(3)Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.
terus aku coba cari tafsir dari ayat ini di net...
hah... tak terasa dua jam berlalu dan aku tidak menemukan tafsir yang tepat... alhasil, cuma ini lah yang bisa aku bagi.
oya, ada satu lagi. ada hadist yang aku temukan, isinya seperti ini 'Nabi Muhammad SAW mengatakan :"Tanda orang-orang munafik itu ada tiga keadaan. Pertama, apabila berkata-kata ia berdusta. Kedua, apabila berjanji ia mengingkari. Ketiga, apabila diberikan amanah (kepercayaan) ia mengkhianatinya" (HR. Bukhari dan Muslim)'
ish... setelah baca ini dan kembali ke masalah "sang mantan" tadi. buru-buru aku telpon dia. menyampaikan apa yang ada dalam isi kepala... jangan sampe akh, dengan mudahnya kita bilang orang lain munafik tanpa tau betul munafik itu gimana. salah-salah, entar lari nya malah jadi fitnah...
fitnah kan lebih kejam dari pembunuhan...
ikh... X_X takut....
padahal yang aku tau neh... munafik itu adalah terminologi dalam Islam untuk merujuk pada mereka yang berpura-pura mengikuti ajaran agama namun sebenarnya tidak mengakuinya dalam hatinya. yah, mungkin yang tidak beriman tapi berpura-pura beriman gitu deh.
dan secara bahasa Indonesia.. Arti munafik telah direduksi menjadi semacam lain perkataan lain perbuatan, dan sering disingkat muna... yah... kadang juga orang menganggap munafik itu sebagai sok suci. [katanya]
terus, munafik itu dari bahasa apa yak... munafik itu asalnya dari bahasa arab... kata benda dari munafiqun... [itu yang aku tau, maav aja yak kalo salah]
terus, aku coba cari di alqur'an... ada beberapa ayat menarik yang berkaitan dengan munafik ini.
QS (63:1-3) (1)Apabila orang-orang munafik datang kepadamu, mereka berkata: "Kami mengakui, bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul Allah". Dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya kamu benar-benar Rasul-Nya; dan Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang pendusta.(2)Mereka itu menjadikan sumpah mereka sebagai perisai, lalu mereka menghalangi (manusia) dari jalan Allah. Sesungguhnya amat buruklah apa yang telah mereka kerjakan.(3)Yang demikian itu adalah karena bahwa sesungguhnya mereka telah beriman, kemudian menjadi kafir (lagi) lalu hati mereka dikunci mati; karena itu mereka tidak dapat mengerti.
terus aku coba cari tafsir dari ayat ini di net...
hah... tak terasa dua jam berlalu dan aku tidak menemukan tafsir yang tepat... alhasil, cuma ini lah yang bisa aku bagi.
oya, ada satu lagi. ada hadist yang aku temukan, isinya seperti ini 'Nabi Muhammad SAW mengatakan :"Tanda orang-orang munafik itu ada tiga keadaan. Pertama, apabila berkata-kata ia berdusta. Kedua, apabila berjanji ia mengingkari. Ketiga, apabila diberikan amanah (kepercayaan) ia mengkhianatinya" (HR. Bukhari dan Muslim)'
ish... setelah baca ini dan kembali ke masalah "sang mantan" tadi. buru-buru aku telpon dia. menyampaikan apa yang ada dalam isi kepala... jangan sampe akh, dengan mudahnya kita bilang orang lain munafik tanpa tau betul munafik itu gimana. salah-salah, entar lari nya malah jadi fitnah...
fitnah kan lebih kejam dari pembunuhan...
ikh... X_X takut....
perfeksionis
sedikit bosan dengan catatan-catatan desperate... akhirnya hari ini ku urungkan niat untuk membuka blog. berselancar di dunia maya yang belum seluruhnya dijelajahi, aku menemukan banyak hal baru yang bisa dipelajari, ditelaah, dan di bagi... berdebat di forum sesekali... tak terasa mata telah lelah merangkai huruf demi hurup yang terpampang di keyboard... lalu aku kembali ke facebook... cinta-cinta-cinta... itu yang melulu aku liat di halaman beranda... entah sedang jatuh cinta, entah rindu, entah patah hati... cinta memang tak pernah membosankan untuk dikaji...
eh, ada update status terbaru neh dari temanku, isinya "perfeksionis" tau ga sih perfeksionis tuh apa... buat mastiin neh ya, akhirnya aku kembali berselancar... mengajukan beberapa pertanyaan pada om google... dan hasilnya, inilah yang ku dapat.
"Perfeksionis adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme."
Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna, mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi.
sedikit ku kembangkan neh ya... perfeksionisme pada bentuknya adalah sebagai penyakit, perfeksionisme dapat menyebabkan seseorang memiliki perhatian berlebih terhadap detil suatu hal dan bersifat obsesif-kompulsif [obsesif – kompulsif merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya pengulangan pikiran obsesif atau kompulsif, dimana membutuhkan banyak waktu (lebih dari satu jam perhari) dan dapat menyebabkan penderitaan (distress).diambil dari dua kata, obsesi dan kompulsi. Obsesi adalah gagasan, khayalan atau dorongan. Kompulsi adalah desakan atau paksaan untuk melakukan sesuatu yang akan meringankan rasa tidak nyaman akibat obsesi.], sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit dan suka menunda. Hal-hal yang dapat menghambat keberhasilan dalam hal apapun. Orang yang potensial namun perfeksionis akan terhambat kemampuannya. Hasrat menciptakan suatu hal terbaik adalah hal yang perlu, namun seorang perfeksionis akan menemukan banyak rintangan yang sama sekali tidak perlu.
Masalah perfeksionis adalah tindakannya yang cenderung suka menunda-nunda dan akhirnya capek sendiri. Obsesinya akan kesempurnaan menjadi beban pikiran dan meletihkan perasaannya. Orang perfeksionis akan cepat kehabisan energi karena terus cemas tentang bagaimana menyempurnakan karya nya atau berpikir seandainya dulu saya begini atau begitu.
Seseorang yang perfeksionis, cenderung untuk menginginkan semuanya berjalan sempurna dan untuk itu mereka harus melakukannya sendiri, dan akan terus berusaha hingga membuatnya tampak sempurna baginya, walaupun menurut orang lain, sudah baik dan masih dalam kondisi yang wajar.orang perfeksionis ingin segala sesuatunya sempurna, semua yang dia rancang tiada cacat, semua yang dia bayangkan bisa berjalan sesuai skenario.
Perfeksionis, boleh dikatakan suatu sifat atau problem kejiwaan dalam diri manusia yang hampir selalu memiliki kesempurnaan.
ciri-ciri orang perfeksionis yang aku dapati dari blog tetangga:
* Selalu bekerja dengan sepenuh hati dan totalitas
* Berambisi untuk mewujudkan apa yang mereka inginkan
* Cenderung memaksakan diri untuk melakukan segalanya, walaupun sebenarnya sudah di luar batas kemampuannya
* Mudah sekali kecewa, jika ada satu atau sedikit kekurangan saja, yang walaupun di mata orang lain biasa saja
* Cenderung sulit untuk rela mendelegasikan tugas atau pekerjaannya kepada orang lain
* Cenderung tidak mudah percaya atau terkadang meremehkan kemampuan orang lain
* Mudah emosi dan sering egois
para penganut perfeksionisme hanya melihat kesempurnaan dari sisinya saja. dari sudut dimana ia memandang dan hasilnya tidak lagi objektif. Dia bersusah payah mencari justifikasi bahwa upayanya tersebut sempurna. Dia tidak mau jalan pikirannya dirusak oleh orang lain, dengan kata lain dia anti perubahan, dia tidak menghargai pendapat orang.
menurut beberapa orang, orang yang memiliki sifat perfeksionis ini tidak lebih dari orang yang “semau gue”..”sak enake wudele dhewe”..”bebal”..dan lebih tepatnya egois. Dan orang-orang yang demikian biasanya dalam mengadakan sebuah perubahan adalah bersifat revolusioner..dan tidak peduli pada konteks. Dia seolah hidup pada dunianya sendiri..
nah, sekarang terserah pandangan kalian deh, menurut kalian, baik atau ngganya perfeksionisme itu. karna setiap orang punya kacamata sendiri dan memandang dari sudut berbeda.
untuk lebih lengkapnya, tinggal search ajah di google. ketik kata kuncinya "perfeksionis" terus enter deh...
om google ga pelit ko untuk berbagi informasi... hehe...
eh, ada update status terbaru neh dari temanku, isinya "perfeksionis" tau ga sih perfeksionis tuh apa... buat mastiin neh ya, akhirnya aku kembali berselancar... mengajukan beberapa pertanyaan pada om google... dan hasilnya, inilah yang ku dapat.
"Perfeksionis adalah orang yang memiliki pandangan perfeksionisme."
Perfeksionisme adalah keyakinan bahwa seseorang harus menjadi sempurna, mencapai kondisi terbaik pada aspek fisik ataupun non-materi.
sedikit ku kembangkan neh ya... perfeksionisme pada bentuknya adalah sebagai penyakit, perfeksionisme dapat menyebabkan seseorang memiliki perhatian berlebih terhadap detil suatu hal dan bersifat obsesif-kompulsif [obsesif – kompulsif merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan adanya pengulangan pikiran obsesif atau kompulsif, dimana membutuhkan banyak waktu (lebih dari satu jam perhari) dan dapat menyebabkan penderitaan (distress).diambil dari dua kata, obsesi dan kompulsi. Obsesi adalah gagasan, khayalan atau dorongan. Kompulsi adalah desakan atau paksaan untuk melakukan sesuatu yang akan meringankan rasa tidak nyaman akibat obsesi.], sensitif terhadap kritik, cemas berkepanjangan, keras kepala, berpikir sempit dan suka menunda. Hal-hal yang dapat menghambat keberhasilan dalam hal apapun. Orang yang potensial namun perfeksionis akan terhambat kemampuannya. Hasrat menciptakan suatu hal terbaik adalah hal yang perlu, namun seorang perfeksionis akan menemukan banyak rintangan yang sama sekali tidak perlu.
Masalah perfeksionis adalah tindakannya yang cenderung suka menunda-nunda dan akhirnya capek sendiri. Obsesinya akan kesempurnaan menjadi beban pikiran dan meletihkan perasaannya. Orang perfeksionis akan cepat kehabisan energi karena terus cemas tentang bagaimana menyempurnakan karya nya atau berpikir seandainya dulu saya begini atau begitu.
Seseorang yang perfeksionis, cenderung untuk menginginkan semuanya berjalan sempurna dan untuk itu mereka harus melakukannya sendiri, dan akan terus berusaha hingga membuatnya tampak sempurna baginya, walaupun menurut orang lain, sudah baik dan masih dalam kondisi yang wajar.orang perfeksionis ingin segala sesuatunya sempurna, semua yang dia rancang tiada cacat, semua yang dia bayangkan bisa berjalan sesuai skenario.
Perfeksionis, boleh dikatakan suatu sifat atau problem kejiwaan dalam diri manusia yang hampir selalu memiliki kesempurnaan.
ciri-ciri orang perfeksionis yang aku dapati dari blog tetangga:
* Selalu bekerja dengan sepenuh hati dan totalitas
* Berambisi untuk mewujudkan apa yang mereka inginkan
* Cenderung memaksakan diri untuk melakukan segalanya, walaupun sebenarnya sudah di luar batas kemampuannya
* Mudah sekali kecewa, jika ada satu atau sedikit kekurangan saja, yang walaupun di mata orang lain biasa saja
* Cenderung sulit untuk rela mendelegasikan tugas atau pekerjaannya kepada orang lain
* Cenderung tidak mudah percaya atau terkadang meremehkan kemampuan orang lain
* Mudah emosi dan sering egois
para penganut perfeksionisme hanya melihat kesempurnaan dari sisinya saja. dari sudut dimana ia memandang dan hasilnya tidak lagi objektif. Dia bersusah payah mencari justifikasi bahwa upayanya tersebut sempurna. Dia tidak mau jalan pikirannya dirusak oleh orang lain, dengan kata lain dia anti perubahan, dia tidak menghargai pendapat orang.
menurut beberapa orang, orang yang memiliki sifat perfeksionis ini tidak lebih dari orang yang “semau gue”..”sak enake wudele dhewe”..”bebal”..dan lebih tepatnya egois. Dan orang-orang yang demikian biasanya dalam mengadakan sebuah perubahan adalah bersifat revolusioner..dan tidak peduli pada konteks. Dia seolah hidup pada dunianya sendiri..
nah, sekarang terserah pandangan kalian deh, menurut kalian, baik atau ngganya perfeksionisme itu. karna setiap orang punya kacamata sendiri dan memandang dari sudut berbeda.
untuk lebih lengkapnya, tinggal search ajah di google. ketik kata kuncinya "perfeksionis" terus enter deh...
om google ga pelit ko untuk berbagi informasi... hehe...
Langganan:
Entri (Atom)